Rhea menyadari belakangan ini ada yang berubah dari Edo. Dia tidak seperti dulu lagi. Dua kali sudah Edo mengabaikan smsnya. Kemarin memang sempat dibalasin sms-nya tapi setelah itu ditinggal tidur.

Ingatan Rhea mundur beberapa bulan yang lalu, saat itu dia ingin mengakhiri hubungannya dengan Edo. Rhea merasa semakin hanyut dalam hubungan tanpa ikatan tersebut. Namun Edo menahannya dan memohon-mohon agar Rhea tak meninggalkannya sendiri. Hati Rhea luluh, dia tak tega meninggalkan lelaki yang disayanginya tersebut. Sebenarnya Edo menginginkan Rhea menjadi kekasihnya namun itu tidak mungkin karena hati Rhea sudah dimiliki Ardy. Namun Rhea tak memungkiri bahwa ada sedikit ruang yang dia sisakan untuk Edo.

Rhea akhirnya tetap bertahan hingga akhirnya Edo menemukan kekasih hatinya sendiri. Rhea senang mendengarnya namun sekaligus cemburu. Tapi dia buang jauh-jauh perasaan itu karena bagaimanapun juga Edo berhak bahagia, salahnya sendiri memang yang saat itu tak bisa menerima cinta Edo.

Kini, ada perasaan terbuang di hati Rhea. Andaikan saja Edo tahu, Rhea sudah merasa hambar dengan kekasihnya saat ini. Mungkin ini saatnya bagi Rhea untuk pergi selamanya dari hidup Edo. Andaikan saja Rhea mendengarkan kata hatinya sendiri saat itu mungkin tidak akan berakhir seperti ini.


“Jika kau ingin pergi dari hidup seseorang maka pergilah saat dia masih mengharapkanmu, jangan sampai dia lelah menunggumu, mencari yang lain dan akhirnya ‘membuangmu’ pelan-pelan.”

Iklan

About Mr. Moz

Berjiwa muda dan semangat dalam berkarya

32 responses »

  1. renypayus berkata:

    hym…. *jadi pengen bikin FF*

  2. dekmaniezt berkata:

    nawhi said: “Jika kau ingin pergi dari hidup seseorang maka pergilah saat dia masih mengharapkanmu, jangan sampai dia lelah menunggumu, mencari yang lain dan akhirnya ‘membuangmu’ pelan-pelan.”

    Jika kau tak ingin dia membuangmu, janganlah membuat dia menunggumu sampai lelah, lalu mencari yang lain dan membuangmu pelan-pelan pada akhirnya.–this time–*siul2 nyari kunam yang lain*

  3. nawhi berkata:

    renypayus said: hym…. *jadi pengen bikin FF*

    ditunggu Ren.

  4. nawhi berkata:

    dekmaniezt said: Jika kau tak ingin dia membuangmu, janganlah membuat dia menunggumu sampai lelah, lalu mencari yang lain dan membuangmu pelan-pelan pada akhirnya.

    boleh juga tapi kondisinya ga memungkinkan, seperti yang tertulis di atas.

  5. mahasiswidudul berkata:

    nawhi said: “Jika kau ingin pergi dari hidup seseorang maka pergilah saat dia masih mengharapkanmu, jangan sampai dia lelah menunggumu, mencari yang lain dan akhirnya ‘membuangmu’ pelan-pelan.”

    gue banget nih om… wakakakaaakk!! 😀

  6. nawhi berkata:

    mahasiswidudul said: gue banget nih om… wakakakaaakk!! 😀

    oh ya, cieee banyak yang suka rek selama ini.

  7. mahasiswidudul berkata:

    nawhi said: oh ya, cieee banyak yang suka rek selama ini.

    ah,gak jg sih om… biasa ajah.. hehe :”>

  8. nawhi berkata:

    mahasiswidudul said: ah,gak jg sih om… biasa ajah.. hehe :”>

    Nina orangnya suka merendah rek 🙂

  9. saturindu berkata:

    kl saya, kl ingin pergi, ya pergi saja. Apalagi kl pergi ngepos…:)

  10. nawhi berkata:

    saturindu said: kl saya, kl ingin pergi, ya pergi saja. Apalagi kl pergi ngepos…:)

    ngeposting maksudnya?kalo saya sih tinggal ketik aja ga usah pergi2, kecuali di rumah kudu ke warnet dulu.

  11. mahasiswidudul berkata:

    nawhi said: Nina orangnya suka merendah rek 🙂

    aku emang orangnya rendah kok om ihwan –> 160 T^T

  12. trasyid berkata:

    dalem banget nii.. 😀

  13. hanitje berkata:

    wan, daripada flashfictionnya trbngkalai bgitu aja di blog, lbh baek loe taro di http://flashfiction.net/ dehh. uda ada tmpatnya kaya fanfic. jadi lbh broader lagi. atau di livejournal.

  14. nawhi berkata:

    mahasiswidudul said: aku emang orangnya rendah kok om ihwan –> 160 T^T

    aku 165. kudu tetep disyukuri jangan nangis gitu.

  15. nawhi berkata:

    trasyid said: dalem banget nii.. 😀

    udah diukur tha? 😛

  16. nawhi berkata:

    hanitje said: wan, daripada flashfictionnya trbngkalai bgitu aja di blog, lbh baek loe taro di http://flashfiction.net/ dehh. uda ada tmpatnya kaya fanfic. jadi lbh broader lagi. atau di livejournal.

    udah liat, masih bingun cara daftar di flashfiction gimana?kalo livejournal tuh apa kelebihannya dibanding blog2, atau sama kayak MP?

  17. dekmaniezt berkata:

    mungkin ato gak mungkin cuma suggesti

  18. hanitje berkata:

    nawhi said: udah liat, masih bingun cara daftar di flashfiction gimana?kalo livejournal tuh apa kelebihannya dibanding blog2, atau sama kayak MP?

    yg pasti ada komunitasnya, utk macem2. MP emang banyak org indonesianya, tapi kbanyakan khusus blogging sama jualan. kalo livejournal ada komunitas utk sgala hal. jadi loe mo posting ttg topik aja, bisa langsung masukin ke komunitasnya.flashfiction emang msh ekslusif milik randall brown, jadi loe cmn bsa baca doanks. tapi loe bsa post link ke dia, jadi sapa taw dia mo ngepost flash loe. tapi maw flash loe dbaca sama penuli2 flash laennya, gue saranin ke tmpt2 komunitas flash fiction ataw livejournal. prcma kalo yg baca cmn skedar baca doanks, tapi bukan dari sesama penulis flash. sama kaya gue, prcuma nulis fanfiction di MP soalnya jarang yg ngerti. paling cmn bilang, “bagus” tapi ga ada pmbedahan ataw diskusi.

  19. dianmardi berkata:

    “Jika kau ingin pergi dari hidup seseorang maka pergilah saat dia masih mengharapkanmu, jangan sampai dia lelah menunggumu, mencari yang lain dan akhirnya ‘membuangmu’ pelan-pelan….”*Pelajaran baru untukku…*

  20. anazkia berkata:

    Nahwi ada apa yah? Kok mellow terus?Semoga baik2 aja

  21. grasakgrusuk berkata:

    Kebanyakan nelen swalow naz, jd melowgitu… Semngt yoo.. 😛

  22. anazkia berkata:

    hanitje said: prcuma nulis fanfiction di MP soalnya jarang yg ngerti. paling cmn bilang, “bagus” tapi ga ada pmbedahan ataw diskusi.

    Sebegitu rendahkah orang2 MP untuk memahami sebuah flash fiction dan fanfiction? *geleng2 kepala*

  23. grasakgrusuk berkata:

    Udah ada yg baca n komen FF jg udah seneng kuk…

  24. anazkia berkata:

    grasakgrusuk said: Udah ada yg baca n komen FF jg udah seneng kuk…

    Iya nih, saya yang nggak bisa nulis FF juga seneng kalau ada yang baca, apalagi kalau ada yang komentar 🙂 Yah gak, Mbak Wet? 🙂

  25. anazkia berkata:

    grasakgrusuk said: Kebanyakan nelen swalow naz, jd melowgitu… Semngt yoo.. 😛

    Mbak Wet, minjem swallownya, pengen nelen juga 😀

  26. hanitje berkata:

    anazkia said: Sebegitu rendahkah orang2 MP untuk memahami sebuah flash fiction dan fanfiction? *geleng2 kepala*

    ga ada maksud ngerendahin, please dont put words into my mouth ya sampe gedeg2. gue yakin MPers taw apa itu flash dan fanfic, tapi pd dasarnya MP emang bukan tmpt komunitas fanfic ala http://www.fanfiction.net — cmn skedar komen emang uda lumayan, tapi sbg fanfic writer kadang mereka butuh reviews dan bedah diskusi. sedangkan fanfic biasanya brdasarkan film, buku, tv seri yg kbanyakan para MPers ga ada komunitasnya. so kalo nulis fanfic di blog MP sayang bgt kalo cmn skedar dkomenin tapi ga ada review dan subscribernya.gue pernah nulis fanfic di MP ttg serial yg gue tonton, dan dpt banyak komen: “wah sayang gue ga prnah ntn serial tsb.” sayang bgt makanya. gue ada tmn yg jago bikin fanfic SG1 http://sakurablue13.multiply.com/ sayangnya hanya bbrapa MPers yg ngerti. tapi di komunitasnya, banyak yg ngasi reviews.

  27. an99a berkata:

    Hahahh..malah seru baca komennya deh.. XDDkalo menurut gw ttg yg dibilang mba hani, mgkn tepatnya akan jadi “percuma” kalo ga punya kontak yg satu selera dan hobi. Jadi pas bikin fanfic ttg topik A sementara kontaknya ga ada yg interestnya berhubungan dgn topik A td, makanya jadi gak ada kick baliknya.. Gw juga skrg mulai bikin fanfic krn udh punya kontak dgn kesukaan yg sama. Jd ga takut kalo ntar isi komennya pada oot semua.. ^ ^btw itu kalimat terakhirnya nendang bgt deh mas! Jahaha..

  28. anotherorion berkata:

    nawhi said: “Jika kau ingin pergi dari hidup seseorang maka pergilah saat dia masih mengharapkanmu, jangan sampai dia lelah menunggumu, mencari yang lain dan akhirnya ‘membuangmu’ pelan-pelan.”

    trik detectedemang mending koyo ngono

  29. mahasiswidudul berkata:

    nawhi said: aku 165. kudu tetep disyukuri jangan nangis gitu.

    setinggi om piyo donk?? hehehe 😀

  30. rirhikyu berkata:

    Terlalu manis, untuk dilupakan 🙂

  31. gerings berkata:

    nunut mbaca saja…

  32. fendikristin berkata:

    bagus nih Mas Ihwan…deep alias daleeemm 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s