Siang tadi sebelum jumatan, ngumpul dulu sama temen di bagian loker. Saat melihat baju batik yang dikenakannya saya langsung menebak kalau baju batiknya itu baru. Dan ternyata memang bener. Tak lama, ada bapak dari bagian lain mengajak kami berangkat bareng menuju masjid. Karena teman kami satunya belum muncul kami memilih menunggu dia.
Temen saya di bagian loker lalu nyeletuk: “Ini motif batiknya kayak kebaya.”
Mendengar hal itu mendadak saya merasakan ada sesuatu yang aneh. Kok kayaknya saya pernah mengalami kejadian ini ya.

Kejadiannya hampir sama persis. Saya sedang ngumpul dengan dua orang teman yang sama, membicarakan baju batik temen saya dan ada bapak yang ngajak bareng ke masjid. Kami juga menolaknya karena masih pengin ngobrol, bedanya si bapak itu agak memaksa untuk bareng dan kami tetep kekeuh nggak mau bareng 😀

Dalam dunia psikologi, apa yang saya alami di atas disebut Deja Vu. Deja vu berasal dari kata Perancis yang berarti telah melihat. Nama Deja Vu ini pertama kali digunakan oleh seorang ilmuwan Perancis bernama Emile Boirac yang mempelajari fenomena ini tahun pada 1876. Fenomena ini juga disebut dengan istilah paramnesia dari bahasa Yunani para (παρα) yang artinya adalah “sejajar” dan mnimi (μνήμη) “ingatan”.

Intinya, Deja Vu adalah keadaan dimana kita merasa pernah melakukan hal yang sama di waktu lampau. Namun kita tidak tau, kapan kita melakukannya. Menurut penelitian, 60 sampai 70 persen manusia di dunia ini pernah mengalami fenomena Deja Vu.



Foto di atas adalah foto ilustrasi “Puncak gunung es” yang terkenal. Para ahli “otak” sering menggunakan ilustrasi di atas untuk menunjukkan seperti apa pikiran kita yang sebenarnya. Permukaan air adalah batas kesadaran kita. Pikiran Sadar kita adalah bongkahan yang muncul di atas permukaan laut. Sedangkan pikiran bawah sadar adalah bongkahan raksasa yang ada di dalam laut.

Menurut mereka, sesungguhnya sebagian besar informasi yang kita terima tersimpan di pikiran bawah sadar kita dan belum muncul ke permukaan. Hanya sebagian kecil dari informasi yang kita terima benar-benar kita ingat atau sadari. Prinsip ini adalah kunci penting untuk memahami Deja Vu.

sumber:

http://id.wikipedia.org/wiki/D%C3%A9j%C3%A0_vu
http://kaskusnews.us/2010/06/13/mengenal-lebih-jauh-arti-kata-dejavu/



Iklan

About Mr. Moz

Berjiwa muda dan semangat dalam berkarya

45 responses »

  1. siantiek berkata:

    sering ni mengalami dejavu

  2. nawhi berkata:

    siantiek said: sering ni mengalami dejavu

    ngikut aja ini senengnya 😛

  3. siantiek berkata:

    nawhi said: ngikut aja ini senengnya 😛

    ih GR 😛

  4. ampuuuuunnn..upsss de javu ;-p

  5. nawhi berkata:

    Raya: kok ampun kenapa Ya?

  6. di kantorku skg lagi ngebahas batik,hahahaha

  7. jampang berkata:

    pernah juga ngalamin yang kaya gini beberapa kali, wan.kayanya udah dua kali baca tulisan yang berbau-bau ilmiah plus dengan sumbernya di sini 🙂

  8. ayanapunya berkata:

    kadang-kadang deja vu juga bisa berasal dari mimpi

  9. fendikristin berkata:

    berarti bisa diartikan kalo dejavu itu sebenernya kemampuan manusia buat prediksi apa yang akan terjadi…bener nga Mas?

  10. hanitje berkata:

    anjrot… wan, SUMPAH mati gue tuhh kmrn mlm/tadi pagi posting fanfic gue dg judul Deja Vu!!!! what the hell, kok bsa sihh??? nihh proofnya http://www.fanfiction.net/s/6789988/1/Deja_VuOMG… the universe is trying to tell us something!!!!

  11. siantiek berkata:

    jampang said: udah dua kali baca tulisan yang berbau-bau ilmiah plus dengan sumbernya di sini 🙂

    kemajuan 🙂

  12. adearin berkata:

    Dejavunya kebawa pe jumatan ga hihi

  13. roelworks berkata:

    de ja vu itu glitch di dunia matrix …hahaha

  14. intan0812 berkata:

    manggut2 aja deh

  15. debapirez berkata:

    pilem Dejavu jg lmyn bagus tuh…

  16. bundanyaraihan berkata:

    Pernah jg bbrp kali dejavu…

  17. nawhi berkata:

    jampang said: kayanya udah dua kali baca tulisan yang berbau-bau ilmiah plus dengan sumbernya di sini 🙂

    ehehehehe lagi semangat nambah pengetahuan trus sekalian aja berbagi sama teman-teman.

  18. nawhi berkata:

    ayanapunya said: kadang-kadang deja vu juga bisa berasal dari mimpi

    hmm belum dapat referensi tentang hal ini.tapi kayaknya sih aku juga pernah ngalamin dejavu yang sama dengan di mimpi.

  19. nawhi berkata:

    fendikristin said: berarti bisa diartikan kalo dejavu itu sebenernya kemampuan manusia buat prediksi apa yang akan terjadi…bener nga Mas?

    kalau menurutku beda Mbak. Kalau kemampuan buat memprediksi itu namanya premonition yaitu firasat akan terjadinya sesuatu. Jadi dia mendapatkan pertanda sebelum peristiwa itu terjadi, beda dengan deja vu yang kita baru menyadarinya saat atau setelah peristiwa itu terjadi.

  20. ibuseno berkata:

    nawhi said: hmm belum dapat referensi tentang hal ini.tapi kayaknya sih aku juga pernah ngalamin dejavu yang sama dengan di mimpi.

    aku pernah Deja Vu dari mimpi.. jadi ketika kenyataan berada di tempat itu, balik deh serasa mimpi.

  21. museliem berkata:

    Hehehe….. Kereen yah… klo DeJavu paling cuma beberapa menit doang ingetnya.. :))

  22. nawhi berkata:

    Mbak Hani: Wah kok bisa sama geto. Kira-kira pertanda apakah ini? *mendadak supranatural*

  23. nawhi berkata:

    Mbak Ririn: ga sih Mbak, ngantuk yg pasti ;D

  24. nawhi berkata:

    Mas Roel: mungkin di dunia matrix ada yg konslet 😀

  25. nawhi berkata:

    Mbak Intan: sama geleng-geleng aja sekalian 😀

  26. nawhi berkata:

    Deba: ada ya? Critanya gimana?

  27. nawhi berkata:

    Teh Icho: kalau dicubit tetep sakit bukan mimpi Teh.

  28. maulizious berkata:

    Dulu zaman2 SMP n SMA sering bgt ngalamin deja vu. Sekarang udah jarang.. Mungkin gara2 tugas kuliah yg menumpuk. *apa hubungannya?*

  29. nawhi berkata:

    Muse: yupe keren, segala hal tentang manusia emang ga ada habisnya u dipelajari.*apa sih

  30. nawhi berkata:

    Ranna: mungkin karena beban pikiran yg tambah banyak.

  31. mychocolatebox berkata:

    aku Dejavu ketemu suamiku dulu…makanya ku iyakan ajakannya…

  32. nawhi berkata:

    Mbak Cecilia: merasa udah pernah ketemu atau kenal lama ya? Ajakan apa, merit a?

  33. mychocolatebox berkata:

    pernah ketemu dlm mimpi, percis yg seperti dia…iyo lah ajakan merit mosok ajakan ngarit…

  34. nawhi berkata:

    Wah amazing yaa, keren2.Wekekeke kan bisa aja tunangan dulu geto.

  35. mychocolatebox berkata:

    keren…dan dulu emang punya impian (suka ngayal) pngn jd bu nugraha..ehh…aslinya skrng jd bu nugroho…beda a – o aja…it’s magic ya..

  36. nawhi berkata:

    apa yg kau lakukan its magic, apa yg kau berikan its magic. *malah nyanyi

  37. nawhi berkata:

    apa yg kau lakukan its magic, apa yg kau berikan its magic. *malah nyanyi

  38. mychocolatebox berkata:

    Wan, gk usah nyanyi lah…fales ah suaranya…*nyumpel kuping pake bika ambon…

  39. museliem berkata:

    hanitje said: anjrot… wan, SUMPAH mati gue tuhh kmrn mlm/tadi pagi posting fanfic gue dg judul Deja Vu!!!! what the hell, kok bsa sihh??? nihh proofnya http://www.fanfiction.net/s/6789988/1/Deja_VuOMG… the universe is trying to tell us something!!!!

    Wow… sehati jangan2… *dilempar kalajengking*

  40. nanazh berkata:

    hmm ternyata ada kaitannya antara dejavu dan alam pikiran alam bawah sadar..nice info..*sering juga mengalami dejavu

  41. nawhi berkata:

    Sama-sama Naz, thanx juga dah add.

  42. debapirez berkata:

    nawhi said: Deba: ada ya? Critanya gimana?

    pokoke bagus dah. sering diputer di tipi kok pelemnya. dengan kembali ke masa lalu, dia bisa mencegah pelaku peledakan bom…

  43. owiyo pak aku br ingetini dejavu juga ga? :matabelo: :shakehand:

  44. nawhi berkata:

    Wakakaka nemu aja lo Pit yang pake kaus ijo juga.

  45. nawhi berkata:

    Wakakaka nemu aja lo Pit yang pake kaus ijo juga.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s