Untuk memilih buku favorit di antara buku-buku karya Dee agak sulit juga karena semuanya saya sukai n masing-masing mempunyai kelebihannya tersendiri. Tapi jika memang harus memilih satu saja maka pilihan saya jatuh pada buku Petir.


Untuk alasannya saya ambilkan dari Meme Buku hari ke-4 dengan tambahan tentunya.

Dibandingkan dengan dua pendahulunya dalam serial Supernova, Petir lebih ringan dan membumi dari segi cerita, bahkan malah berbalik seratus delapan derajat karena sukses membuat saya tertawa dengan lelucon-lelucon segarnya. Namun di dalamnya tentu saja masih ada ilmu fisika yang diselipkan Dee sebagai penjelasan atas kemampuan menyetrum Elektra.

Di dalam buku ini, banyak hal-hal yang berat namun oleh Dee disajikan dengan simple dan gampang dicerna, beda dengan dua seri sebelumnya. Lalu juga hal yang sedikit sensitif, misalnya perpindahan agama Watti dibahas dalam diskusi yang ringan antara Watti, Dedi dan Elektra.

Di Petir ada dua tokoh yang berkesan buat saya, yaitu Elektra dan Pret. Kenapa kok berkesan, sabaarrr ntar ada memenya sendiri untuk dibahas, nggak seru dunk kalo dibocorin di sini.

Di antara semua serial Supernova, buku inilah yang ada tanda tangan asli dan langsung saya dapatkan saat acara bedah buku Filosofi Kopi. Makanya saya sayang banget dan nggak pernah dipinjemin, takutnya ntar kena apa-apa atau malah nggak balik gara-gara peminjamnya ngiler liat TTD-nya Dee 😀

Ya udah gitu aja ya meme-nya, sepertinya Petir bakalan mendominasi dalam meme buku saya ini. Jadi…awas kesamber aja 😀


Iklan

About Mr. Moz

Berjiwa muda dan semangat dalam berkarya

4 responses »

  1. darnia berkata:

    nawhi said: sepertinya Petir bakalan mendominasi dalam meme buku saya ini.

    hahahah..nampaknya begitukalo udah begini kan harusnya lebih cepet kelar :D#eaaaaaaaaaaaa

  2. rhehanluvly berkata:

    oh kirain rectoverso

  3. onit berkata:

    nawhi said: Dibandingkan dengan dua pendahulunya dalam serial Supernova, Petir lebih ringan dan membumi dari segi cerita, bahkan malah berbalik seratus delapan derajat karena sukses membuat saya tertawa dengan lelucon-lelucon segarnya.

    wah boleh deh dicoba.sejak pusing baca supernova, aku jadi males baca2 tulisan dee.. hihihi

  4. mvlia berkata:

    salah satu yg bikin ketawa:membuat foto adalah satu2nya kegagalan yang konsisten kulakukan… (lupa kalimat aslinya…tapi kocak banget ya)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s