Sang Phoenix baru saja terluka.
Luka karena telah berani mengenal cinta.
Tapi tak mengapa, baginya itu adalah resiko bercinta.

Tak perlu berlama-lama dalam duka.
Tapi bukan berarti melupakan luka yang ada.

Kini dia telah terbang lagi ke angkasa.
Meliuk-liuk dengan indahnya.
Seperti menari di kegelapan malam.

*inspired from mother monster’s song*

Iklan

About Mr. Moz

Berjiwa muda dan semangat dalam berkarya

5 responses »

  1. mahasiswidudul berkata:

    yg muda bercinta om :))

  2. siantiek berkata:

    ati2 nabrak tuh nari2 dalam gelap :))

  3. m4s0k3 berkata:

    Terbangnya jangan ketinggian

  4. nitafebri berkata:

    mahasiswidudul said: yg muda bercinta om :))

    looh bukannya ihwan emang masih muda.. 😀

  5. katerinas berkata:

    Sayap yang tak pernah patah…kalau baca tulisan ust.Anis Matta yang judulnya itu, pasti deh akan berkata ”aku tak pernah patah hati” 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s