Sebagian besar masyarakat Indonesia (termasuk saya) pada umumnya menganggap orang Indonesia yang hidup di luar negeri itu enak dan menyenangkan. Bangunan-bangunan yang megah dan modern, orang-orang dengan pakaian yang mewah dan ber-merk dan segala atribut lainnya yang membuat siapa saja ingin merasakan, meski hanya dalam mimpi…yang ini lebay 😀

Namun setelah membaca novel karya Fira Basuki ini, anggapan saya berubah. Ternyata ada juga yang hidupnya pas-pasan seperti tokoh utama dalam novel trilogy berjudul Jendela-Jendela ini. Di dalam Jendela-Jendela diceritakan bahwa June, seorang wanita Indonesia yang bersuamikan Jigme, warga keturunan Tibet harus hidup dalam ketidaknyamanan dan kekurangan di sebuah rumah susun di pinggiran Singapore. Padahal keluarga June sendiri termasuk keluarga berada di Indonesia namun dia pantang untuk merepotkan kedua orang tuanya setelah dia menikah.

Kalau sekarang sih, nggak perlu membaca novel ini kita semua sudah tahu bagaimana nasib saudara-saudara kita yang bekerja di luar negeri sana, yang notabene banyak bekerja sebagai ART. Semoga pemerintah bisa lebih tegas dan berani dalam membela dan melindungi para Pahlawan Devisa Negara tersebut.

Iklan

About Mr. Moz

Berjiwa muda dan semangat dalam berkarya

24 responses »

  1. itsmearni berkata:

    Pernah liat novel iniTapi belon minat beliAku pinjem punya ihwan aja,boleh gak?

  2. nawhi berkata:

    itsmearni said: Tapi belon minat beliAku pinjem punya ihwan aja,boleh gak?

    lumayan bagus jalan ceritanya, cuman si June agak nakal orangnya ups hampir spoilerlha wong aku pinjem di perpus kota :))

  3. trewelu berkata:

    yang enak ya yang ke luar negeri buat shopping 😀

  4. sopiahyar berkata:

    inget baca ini dulu waktu msh kuliah di cimahi.. 2004an..

  5. nawhi berkata:

    trewelu said: yang enak ya yang ke luar negeri buat shopping 😀

    iya bener sekali.kapan ya bisa backpackeran ke LN…?*ngayal ketinggian*

  6. nawhi berkata:

    sopiahyar said: inget baca ini dulu waktu msh kuliah di cimahi.. 2004an..

    aku lupa kapan bacanya, udah lama juga kok.

  7. trewelu berkata:

    coba dulu ke timor leste…

  8. nawhi berkata:

    trewelu said: coba dulu ke timor leste…

    good idea :))

  9. masfathin berkata:

    Iya setuju Wan 🙂 gak selamanya tgal di luar negeri enak. Coba baca Kedai 1001 Mimpi-nya Vabyo Wan 🙂

  10. nawhi berkata:

    masfathin said: Coba baca Kedai 1001 Mimpi-nya Vabyo Wan 🙂

    kemarin udah liat review-mu di GR, bulan depan deh, sekarang masih nunggu bukunya Mas Adhitya.

  11. hanitje berkata:

    nawhi said: Sebagian besar masyarakat Indonesia (termasuk saya) pada umumnya menganggap orang Indonesia yang hidup di luar negeri itu enak dan menyenangkan. Bangunan-bangunan yang megah dan modern, orang-orang dengan pakaian yang mewah dan ber-merk dan segala atribut lainnya yang membuat siapa saja ingin merasakan, meski hanya dalam mimpi

    hmmmphh… bowww, susah taww tnggal di luar. tapi emang sihh, gue lebih demen dsana daripada di indo bukan karena apa2. tapi ga ada yg gangguin gue, karena dsana independence gue dhargai bgt. dan disiplin serta aturan2 lebih trjamin. gue emang lebih hepi dsana walo susah hidupnya.

  12. rhehanluvly berkata:

    ART? Anggaran Rumah Tangga?hihiayo backpackerantapi pengen jelajahin indonesia duluraja ampat belum kesampean hehe

  13. rhehanluvly berkata:

    aku suka buku ini karena ide ceritanyaini kalo nggak salah trilogi sama PINTU dan ATAP

  14. jampang berkata:

    judulnya unik…. jendela, pintu, atap 🙂

  15. rhehanluvly berkata:

    iya fira basuki ini kalo bikin judul suka aneh-anehParis PandoraAstral Astriadia ngempi juga lho http://firabas.multiply.com

  16. ibuseno berkata:

    bukunya bagus ga Wan ? Trilogi ini apa aja judulnya ?

  17. nawhi berkata:

    hanitje said: gue emang lebih hepi dsana walo susah hidupnya.

    i see i see.trus ga ada rencana untuk tinggal di LN lagi Mbak?

  18. nawhi berkata:

    rhehanluvly said: ayo backpackerantapi pengen jelajahin indonesia duluraja ampat belum kesampean hehe

    idealnya emang Indonesia dulu dijelajahin baru ntar ke luar negeri.ntar keburu dieksplotasi habis-habisan, kita kebagian rusaknya aja.

  19. nawhi berkata:

    rhehanluvly said: ni kalo nggak salah trilogi sama PINTU dan ATAP

    betul banget..!!

  20. nawhi berkata:

    rhehanluvly said: Astral Astriadia ngempi juga lho http://firabas.multiply.com

    yang terakhir itu masih ada hubungan dikit sama Bowo di Atap.tapi kurang menarik sih kalo aku bilang.kayaknya udah ga diurus lagi MP-nya.

  21. nawhi berkata:

    ibuseno said: bukunya bagus ga Wan ? Trilogi ini apa aja judulnya ?

    lumayan Teh.Trilogi: Jendela-Jendela, Pintu, Atap.

  22. hanitje berkata:

    nawhi said: i see i see.trus ga ada rencana untuk tinggal di LN lagi Mbak?

    ada lah. maybe someday.

  23. ninelights berkata:

    kecuali ATAP, aku punya Pintu dan Jendela-Jendela.:)ceritanya memang ‘kemana-mana’ tapi gak bikin bosen..:)yang paling suka sih yang Pintu..:)but I do agree ttg Jendela-jendelanya,sama kayak pendapat Aki..:)

  24. faziazen berkata:

    buku itu bagusitu yg settingnya di Singapore ya?diungkap kejelekan singapore yg disembunyyin dari pemerintahnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s