Sekarang ini di Malang lagi musim yang namanya buah Rambutan. Kalau teman-teman sekarang datang ke sini, maka di sepanjang jalan-jalan pasti menemui para penjual buah yang rasanya manis sekali ini. Penjualnya macam-macam, ada yang berdagang di tempat permanen maupun di mobil-mobil pick-up. Harga yang ditawarkan bermacam-macam, tergantung kualitas tentunya. Semakin besar dan manis rambutannya maka akan semakin mahal harga per kilonya. Yang paling murah harganya sekilo Rp.3000.

Rambutan-rambutan ini biasanya didatangkan dari tetangga kota Malang yaitu Blitar, hampir setiap penjual rambutan menuliskan Rambutan Blitar di setiap warung atau mobil tempat mereka berjualan. Tidak mengherankan jika Blitar menjadi produsen buah rambutan karena hampir di setiap rumah penduduk di sana menanam minimal satu pohon rambutan di pekarangan rumahnya. Para penduduk itu ada yang mengkonsumsi sendiri buah rambutan miliknya namun ada juga yang menjualnya ke pedagang, biasanya satu pohon untuk satu kali panen buah dihargai sebesar Rp.60.000,-.

Seperti misalnya di rumah Ivon, di pekarangan depan rumahnya ada satu pohon rambutan yang cukup besar ditanam di situ. Dan seminggu yang lalu ketika main ke sana, buahnya sudah pada masak-masak semua. Saya sendiri seumur-umur baru kali itu melihat buah rambutan yang masih berada di pohonnya, tahunya selama ini hanya beli di penjual rambutan dan tinggal makan saja.

Nah kali ini saya mendapat kesempatan untuk merasakan sendiri bagaimana serunya memanen buah rambutan langsung dari pohonnya. Untuk mengambil rambutan dari pohon yang menjulang tinggi itu kita bisa menggunakan galah dari bambu. Tapi tentu saja untuk menggapai ranting-rantingnya kita harus memanjat pohonnya. Untuk mengambil buah rambutan dari ranting-ranting tersebut caranya ternyata gampang-gampang susah. Gampang karena kita tinggal mematahkan ranting yang ada buahnya, krek langsung deh jatuh buah rambutan yang kita inginkan. Susahnya adalah ranting-ranting pohon rambutan itu cukup kuat, jadi terkadang dibutuhkan tenaga yang cukup kuat untuk mematahkannya. Belum lagi kalau rantingnya cukup rapat gitu tumbuhnya, kita harus memilah-milah biar tidak salah matahin ranting.


Fiuuh, ternyata memanen rambutan itu cukup menguras energy juga. Sehabis memanen tangan saya terasa agak pegal gitu karena kecapekan mempergunakan galah bambu, maklum orang kota he he he. *diseblak*

Rasa capek langsung hilang begitu melihat hasil panen yang lumayan banyak, satu keranjaaang penuuh. Apalagi buahnya cukup besar dan matang semua. Kini saatnya kita menjual rambutan ini, ayo-ayo siapa yang mau beli rambutan saya?


Satu kilo harganya Rp.10.0000



Ayo Buk beli, buat modal kawin neh

Ntar dapat bonus tanda tangan dan foto narsis bareng




Tapi nasihat saya, jangan banyak-banyak kalau makan rambutan karena jika tenggorokannya agak sensi (radang) bisa menderita batuk seperti saya yang belum sembuh-sembuh sampai sekarang 😀




Jumlah kata: 394
*(nekat) Diikutkan dalam lomba di sini, kalau nggak lolos juga nggak apa-apa, yang penting narsis jalan terus he he he

**untuk foto-foto yang lengkap ada di sana

Iklan

About Mr. Moz

Berjiwa muda dan semangat dalam berkarya

48 responses »

  1. rengganiez berkata:

    Wkwkwkwkw *ngakak liat potonya*Emang apa bedanya rambutan blitar ama non blitar?

  2. moestoain berkata:

    Wikiki rambutan mblitar ada mbak ivonnya kalau yang non mblitar gak ada hehehe

  3. miftamifta berkata:

    Tetep narsisnya nomor 1 ya hahaha…Waduh mahal amat sekilo 10ribu:D

  4. intan0812 berkata:

    Tetep narsis 😛 … Btw tp emang tongkrongan ihwan cakep sih…. Jd mau gaya kere tetep okeh *ngarep dikirim keripik nangka*

  5. srisariningdiyah berkata:

    super narsis jalan terus yaaaaaatengkyuuuuuu

  6. yudiarni berkata:

    di tangerang juga lagi musim rambutan

  7. aghnellia berkata:

    sing penting narsiiis! hidup narsi * clingukan nyari si narsis

  8. jampang berkata:

    jadi kepengen rambutan.

  9. anchaanwar berkata:

    Wondering, is narsis ur midle name? Hehehe…Sama rambutan aceh enak mana wan?

  10. nawhi berkata:

    rengganiez said: Wkwkwkwkw *ngakak liat potonya*Emang apa bedanya rambutan blitar ama non blitar?

    foto yang mana Mbak?kalo yang rambutan blitar manis-manis kayak yang manen, kalo non blitar ga tau deh 😛

  11. nawhi berkata:

    moestoain said: Wikiki rambutan mblitar ada mbak ivonnya kalau yang non mblitar gak ada hehehe

    lebih tepatnya, kalo yang mblitar gratis tinggal manen wekekekeke *dikeplak*

  12. nawhi berkata:

    miftamifta said: Tetep narsisnya nomor 1 ya hahaha…Waduh mahal amat sekilo 10ribu:D

    udah bawaan dari orok :Dkan manennya penuh perjuangan, dengan segenap hati dan perasaan ahahahaha

  13. rengganiez berkata:

    Foto yg nyunggi rambutan..Naga-naganya itu buahnya asem, gak merah menyala kulitnya.

  14. nawhi berkata:

    intan0812 said: emang tongkrongan ihwan cakep sih…. Jd mau gaya kere tetep okeh *ngarep dikirim keripik nangka*

    Eaaaa ternyata Mbak Intan bisa merayu juga 😛 *diseblak*

  15. nawhi berkata:

    srisariningdiyah said: super narsis jalan terus yaaaaaatengkyuuuuuu

    tadi antara iya dan tidak gitu Mbak.trus tak pikir-pikir sayang neh udah foto ala penjual rambutan kalo ga diikutkan, yang penting ikut maramaikan yoo Mbak.

  16. nawhi berkata:

    yudiarni said: di tangerang juga lagi musim rambutan

    berapa per kilo di sana?

  17. nawhi berkata:

    aghnellia said: clingukan nyari si narsis

    ada apa Mbak? mau ngasih saya pia-pia lagi 😀

  18. nawhi berkata:

    jampang said: jadi kepengen rambutan.

    tukeran yuk Mas sama nsi uduknya Emak 🙂

  19. nawhi berkata:

    anchaanwar said: Wondering, is narsis ur midle name? Hehehe…Sama rambutan aceh enak mana wan?

    sometimes he3, aku pemalu Cha aslinya, trus belajar ga malu eh malah keterusan jadi malu-maluin :Denak yang inilaah, kan gratissss he3

  20. nawhi berkata:

    rengganiez said: Naga-naganya itu buahnya asem, gak merah menyala kulitnya.

    ooo tidaaaak, rasanya manisss kok, dijamin deeeh..!!

  21. ibuseno berkata:

    di foto ini koq kaya anak baru sma ya… 🙂

  22. nawhi berkata:

    ibuseno said: di foto ini koq kaya anak baru sma ya… 🙂

    ahahaha masa siih Teh, bisa-bisa ntar saya disuruh numbuhin jambang neh 😉

  23. carrotsoup berkata:

    kalo manjat pohon rambutan ada 1 tantangan lg wan; semutnya banyak… *yg pernah nekat loncat dr pohon gara2 g tahan*

  24. asasayang berkata:

    wah, di dpan rumah masih ijo2 dah habis mas.Krn ga lebat buahnya. . .Eh tapi skrg brbunga lagi ding

  25. onit berkata:

    hahahah dobel narsis!

  26. an99a berkata:

    hadew, berasa disambit rambutan pas baca judulnya.. :Ddisini jg lagi musim mas,, dan banyak pohonnya juga.. seger liatin pohonnya dipenuhi warna merah-kuning gitu,.. ^ ^

  27. nawhi berkata:

    carrotsoup said: yg pernah nekat loncat dr pohon gara2 g tahan

    aaah Omali cemeenn, masa sama semut aja takut 😛

  28. nawhi berkata:

    asasayang said: wah, di dpan rumah masih ijo2 dah habis mas.Krn ga lebat buahnya. . .Eh tapi skrg brbunga lagi ding

    di jombang juga pada nanem rambutan ya di depan rumah.

  29. nawhi berkata:

    onit said: hahahah dobel narsis!

    supeerrrrr 😛

  30. nawhi berkata:

    an99a said: hadew, berasa disambit rambutan pas baca judulnya.. :Ddisini jg lagi musim mas,, dan banyak pohonnya juga.. seger liatin pohonnya dipenuhi warna merah-kuning gitu,.. ^ ^

    masih mending, daripada disambit pohonnya *ehwah asiik dong, tiap hari maem rambutan.

  31. carrotsoup berkata:

    takut mandul gw dirubung semut.. 😛

  32. nawhi berkata:

    carrotsoup said: takut mandul gw dirubung semut.. 😛

    baaaah, hasil penelitian ngawur tuuuh.

  33. carrotsoup berkata:

    gw emang ngawur koq.. dan tanpa penelitian itu..

  34. dieend18 berkata:

    Aku pernah main ke rumah temen di Magelang pas lg musim rambutan. Metiknya ga perlu pake galah wan, tinggal njulurin tangan ke atas aja….

  35. anazkia berkata:

    Depan rumah majikanku kebun rambutan

  36. anazkia berkata:

    Hihihi.. itu mau dijual ke mana, Wan?

  37. anotherorion berkata:

    neng kene yo agek usum, sayange wit e nggone mertuaku do rung panen lha wong wingi wite dipangkas go gawe tratak nikahan 😀

  38. sini mah rambutan ditulisin rambutan binjai semua

  39. penuhcinta berkata:

    Makasih usahanya ya Wan. Tapeeeee…. ada syarat yg kurang tuh: gak ada foto pedagang aslinya dan properti bukan asli milik pedagang. Berhubung jurinya baik hati dan tidak sombong, maka disarankan untuk segera cari pedagang rambutan asli dan berfoto sesuai ketentuan. Cepetan lo, waktunya udah mefeeeettt.Oh ya, satu lagi, nyetornya di lapak setoran yaaa!

  40. grasakgrusuk berkata:

    Disini juga lg musim rambutan lhooo.. Tp sayang yg jual g ngganteng.. Kecewa, hihi..

  41. elywidya berkata:

    beuhhh ini maksa namanya ;-p

  42. tintin1868 berkata:

    hahaha hadoh gimana toh.. ternyata buat modal kawin..

  43. debapirez berkata:

    ini tukang jualan benerannya?wah…merangkap jg mas.

  44. nawhi berkata:

    dieend18 said: Metiknya ga perlu pake galah wan, tinggal njulurin tangan ke atas aja….

    kalo pas ranting buahnya rendah yo emang tinggal petik Dee.

  45. itsmearni berkata:

    ckckckck untung udah dinyatakan gak lolos sama juricoba klo lolos saya protes nihxixixixi

  46. an99a berkata:

    nawhi said: masih mending, daripada disambit pohonnya *ehwah asiik dong, tiap hari maem rambutan.

    kalo mau ya beli dulu, wong pohon orang kok.. XD

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s