Hari Pertama

Pagi itu saya dan Ivon baru saja ‘memandikan’ Ibu dengan air hangat, bukan mandi dalam artian sebenarnya sih, hanya menyeka wajah, tangan dan kaki dengan air hangat. Kondisi badan Ibu yang lemah tidak memungkinkan untuk ke kamar mandi.
Tak lama seorang perawat masuk untuk membersihkan lantai. Perawat itu seorang wanita, umurnya mungkin sekitar 40 tahunan. Ketika sampai di ranjang Ibu, perawat itu tiba-tiba menyapa Ibu.

“Mbak Kom…”
“Lho…Ibu kenal sama Ibu saya?” tanya saya keheranan.
“Iya, dulu Ibumu temen kerja saya di pabrik plastik.”

Ibu saya memang dulu pernah bekerja di sebuah pabrik plastik di daerah Sukun, beliau bekerja sejak saya duduk di bangku SD hingga tahun 2000an di-PHK karena ada regenerasi karyawan pabrik. Nah temen Ibu saya ini juga kena PHK lalu beliau melamar sebagai perawat ke rumah sakit tempat Ibu saya sekarang dirawat.
Kami berdua lalu terlibat pembicaraan tentang penyebab stroke yang dialami Ibu, juga cerita sedikit tentang masa-masa ketika mereka berdua bekerja di pabrik plastik.

Hari Keempat

Sejak hari kedua, Ibu kami pindahkan ke ruang isolasi agar Ibu bisa mendapatkan suasana yang lebih tenang demi proses penyembuhan yang lebih cepat. Di kelas 4 ini ada tiga ruang isolasi, di sebelah kanan ruangan Ibu dirawat, ada pemuda Papua yang entah sakit apa saya tidak tahu. Sedangkan di sebelah kiri dirawat seorang anak lelaki kelas 1 SMA yang baru saja menjalani operasi karena menderita TBC pada tulang belakangnya. Dia sudah dirawat di ruangan nomer 77 itu sejak tanggal 13 Desember. Dan ternyata ibu dari anak itu adalah temen kerja Ibu juga, setelah di-PHK dulu beliau berjualan di kantin sebuah SD di daerah tempat tinggal kami.

Pagi tadi kami sempat mengobrol sebentar, awalnya saya menanyakan apakah beliau sudah mendapatkan air panas untuk membuatkan susu buat putra sulungnya tersebut. Dari situ kemudian mengalir cerita tentang putranya tersebut. Beliau kebingungan memikirkan masa depan anaknya karena akibat sakit TBC tulang ini tubuhnya jadi lemah, terutama kakinya yang membuat dia tidak bisa berjalan. Ibunya bingung mencarikan sekolah SMA yang gedungnya tidak bertingkat, sebab di sekolahannya yang sekarang, ruangan kelas 1 berada di lantai 3 dan itu sangat menyulitkan putranya.
Anaknya itu sebenarnya mempunyai semangat yang tinggi untuk sekolah tapi karena sakitnya ini dia tidak bisa mengikuti UAS. Saya lalu menyarankan agar Ibu itu menyampaikan kendala yang dihadapi putranya pada pihak sekolah, siapa tahu mereka mau memberikan kebijakan dengan memindahkan satu saja ruangan kelas 1 ke lantai 1. Atau jika memang ingin pindah, diselesaikan dulu UAS-nya agar di sekolah baru nanti dia sudah punya bekal satu semester shingga tidak perlu mengulang dari awal lagi.

Solusi yang lain, anaknya mau diikutkan program Paket C namun yang ditakutkan apakah kelak bisa melanjutkan ke bangku kuliah dengan ijasah Paket C. Saya tadi sempat menjanjikan untuk mencarikan informasi sekolahan yang gedungnya tidak bertingkat. Lalu teman-teman mungkin tahu apakah bisa melanjutkan kuliah dengan ijasah paketan C?

Selain curhat tentang kondisi putranya, Ibu itu juga bercerita kalau Ibu saya dulu sering bercerita tentang saya kepadanya. Ibu itu tahu betul sebagian cerita hidup saya mulai dari sekolah SMA tempat saya belajar dulu hingga ketika saya diterima bekerja di Unibraw. Jadi tersentuh mendengarnya…

***


Tiga wanita itu dulu bekerja di pabrik yang sama, bekerja keras membantu suami untuk menghidupi anak-anak mereka. Lalu mereka berpisah oleh sebuah kata bernama PHK. Dan kini mereka dipertemukan kembali di sebuah rumah sakit dengan cerita kehidupan masing-masing. Entah hikmah apa yang tersembunyi di balik pertemuan ini, hanya Allah yang tahu.

Iklan

About Mr. Moz

Berjiwa muda dan semangat dalam berkarya

54 responses »

  1. anazkia berkata:

    Wan, aku pernah nulis “Tiga perempuan Tiga Perbedaan” :DLanjut baca

  2. nawhi berkata:

    anazkia said: Wan, aku pernah nulis “Tiga perempuan Tiga Perbedaan” :DLanjut baca

    tentang apa tuh Naz, bagi linknya dong.monggo, diterusaken maose 🙂

  3. anazkia berkata:

    Eh, kok saya mellow membacanya? :(haduhhhh, mellow melulukSungguh pertemuan yang tak disangka2

  4. anazkia berkata:

    nawhi said: tentang apa tuh Naz, bagi linknya dong.monggo, diterusaken maose 🙂

    Tentang temen2 di blog. Linknya udah lupa, soale ada di blogspotKudu diubek2, malesss

  5. museliem berkata:

    Hikmahnya adalah mrk bisa bertemu kembali… Salah satunya…Semoga ibumu cepat sembuh ya wan…

  6. ibuseno berkata:

    pertemuan yg tak di sengaja.. koq bisa pas gitu ya Wan.. tapi pasti tiga wanita ini seneng, silaturahmi nyambung kembali..semoga semuanya ccepat pulih

  7. asasayang berkata:

    kayak reunian yo mas. . .Salam buat ibu yo mas. . .

  8. itsmearni berkata:

    wow reuni yang tak di sengajadalam masa yang berbeda…jauh ke depan dari kisah lalusaya ketinggalan info nihRupanya ibu sedang kurang sehat ya, wansemoga eliau lekas pulih 🙂

  9. puritama berkata:

    semoga selalu sabar 🙂

  10. ayanapunya berkata:

    semoga ibunya lekas sembuh ya, mas..

  11. rirhikyu berkata:

    semoga ibu lekas sembuh ya wan

  12. siantiek berkata:

    reuni yg tak terduga, semoga selalu terjaga silaturahim antara ketiga wanita beserta anak2 mereka :)Semoga ibumu cepet sembuh & ada solusi untuk si adik yg masih SMA itu aaaamiiin

  13. miftamifta berkata:

    Btw,ini saya punya kisah nyata.tentang tetangga saya yang tiba-tiba terkena penyakit stroke,beberapa hari beliau di rawat di rumahsakit.trus dirawat dirumah,beberapa minggu kemudian beliau sudah agak baikan.tiap pagi beliau dilatih jalan pelan2 didepan rumah.Subhanallah, sekarang beliau sudah sehat kembali. Bisa jalan kaki kembaliSemoga Ibunda lekas pulih…Tetep bersabar ya…

  14. jampang berkata:

    dunia memang ‘sempit’

  15. intan0812 berkata:

    Sedih bacanya…. Semoga ibu ihwan lekas sembuh yaBtw kasian anak sma itu ya….. Semoga aja dia berangsur lebih sehat dan tetap bisa sekolah

  16. anchaanwar berkata:

    Masih di Rumah Sakit ya ibunya :(Semoga cepat pulih ya Wan

  17. dianmardi berkata:

    Rumah sakit itu menyimpan “romantisme” yang nggak terduga. Semoga ibuk segera sehat yaaa…

  18. nawhi berkata:

    anazkia said: Eh, kok saya mellow membacanya? :(haduhhhh, mellow melulukSungguh pertemuan yang tak disangka2

    maaf Naz kalo udah bikin kamu mellow.iya, apalagi aku ga nyangka bisa ketemu temen2 Ibu.

  19. nawhi berkata:

    museliem said: Hikmahnya adalah mrk bisa bertemu kembali… Salah satunya…Semoga ibumu cepat sembuh ya wan…

    hikmah yang paling sederhana ya Mus?aamiin, makasih.

  20. nawhi berkata:

    ibuseno said: pertemuan yg tak di sengaja.. koq bisa pas gitu ya Wan.. tapi pasti tiga wanita ini seneng, silaturahmi nyambung kembali..semoga semuanya ccepat pulih

    saya juga ga nyangka bisa ketemu langsung dua gitu.aamiin, makasih Teh.

  21. nawhi berkata:

    asasayang said: kayak reunian yo mas. . .Salam buat ibu yo mas. . .

    iyo Lin, mek suasananya ga tepat.Insya Allah aku sampekan.

  22. nawhi berkata:

    itsmearni said: saya ketinggalan info nihRupanya ibu sedang kurang sehat ya, wansemoga eliau lekas pulih 🙂

    nggak apa-apa, santai aja Mbak.aamiin, makasih.

  23. tintin1868 berkata:

    jalan hidup yang hebat ya.. dipisah phk eh ketemu di rs.. semoga jadi tersambung kembali tali silaturahmi-nya.. dan itu cepat sembuh buat yang sakit tbc tulang..

  24. tintin1868 berkata:

    ibunda juga cepat sembuh ya wan..

  25. nawhi berkata:

    puritama said: semoga selalu sabar 🙂

    aamiin, makasih Ver,.

  26. nawhi berkata:

    ayanapunya said: semoga ibunya lekas sembuh ya, mas..

    aamiin, makasih Yan.

  27. nawhi berkata:

    siantiek said: reuni yg tak terduga, semoga selalu terjaga silaturahim antara ketiga wanita beserta anak2 mereka :)Semoga ibumu cepet sembuh & ada solusi untuk si adik yg masih SMA itu aaaamiiin

    betul sekali Mbak.aamiin, makasih.tadi udah nanya2 ke temen, Alhamdulillah dapet info sekolah yang gedungnya ga bertingkat dan ternyata bisa kok daftar kuliah meski pake ijasah paket C.

  28. nawhi berkata:

    miftamifta said: Btw,ini saya punya kisah nyata.tentang tetangga saya yang tiba-tiba terkena penyakit stroke,beberapa hari beliau di rawat di rumahsakit.trus dirawat dirumah,beberapa minggu kemudian beliau sudah agak baikan.tiap pagi beliau dilatih jalan pelan2 didepan rumah.Subhanallah, sekarang beliau sudah sehat kembali. Bisa jalan kaki kembaliSemoga Ibunda lekas pulih…Tetep bersabar ya…

    aamiin, makasih doanya.semoga Ibu saya juga bisa sehat lagi seperti di cerita Mbak.

  29. nawhi berkata:

    jampang said: dunia memang ‘sempit’

    bener Mas.

  30. nawhi berkata:

    intan0812 said: Sedih bacanya…. Semoga ibu ihwan lekas sembuh yaBtw kasian anak sma itu ya….. Semoga aja dia berangsur lebih sehat dan tetap bisa sekolah

    cup-cup Mbak, jangan sedih ya.aamiin, makasih doanya.

  31. nawhi berkata:

    anchaanwar said: Masih di Rumah Sakit ya ibunya :(Semoga cepat pulih ya Wan

    masih Cha, aamiin, makasih bro.

  32. nawhi berkata:

    dianmardi said: Rumah sakit itu menyimpan “romantisme” yang nggak terduga. Semoga ibuk segera sehat yaaa…

    saya baru kali ini mengalami romantisme itu.aamiin, makasih Ibuk Dian.

  33. nawhi berkata:

    tintin1868 said: jalan hidup yang hebat ya.. dipisah phk eh ketemu di rs.. semoga jadi tersambung kembali tali silaturahmi-nya.. dan itu cepat sembuh buat yang sakit tbc tulang..

    iya Mbak, berasa kayak cerita di film-film. *jadi terinspirasi*aamiin, makasih.

  34. nawhi berkata:

    tintin1868 said: ibunda juga cepat sembuh ya wan..

    Aamiin Ya Robbal Alamiin, makasih Mbak Tin.

  35. roelworks berkata:

    bisa lah dengan kejar paket…di UK ada anak Indonesia gak sekolah SMA kerja paket doang, sekarang udah selesai master 😀 belum 21 udah master

  36. ydiani berkata:

    dipertemuan di rs ya

  37. moestoain berkata:

    Bisa kok lanjut kuliah dengan ijazah paket C

  38. bundel berkata:

    Subhanallah! Perpisahan yang menyakitkan akibat PHK itu kok dipersatukan lagi dalam suasana yang juga sama menyedihkannya ya? Semoga yang pada sakit cepat diberikan kesembuhan nak Ihwan. Doa saya untuk semuanya.

  39. vivikecil berkata:

    Bisa banget mas Paket C buat kuliah,Kalau Kampus Negeri terbatas umur dan selisih tahun kelulusanKalau Kampus swasta bisa sampai umur berapapun.

  40. adearin berkata:

    Dr hp sy cm keliatan part akhirnya doang. *hp payah

  41. nawhi berkata:

    roelworks said: di UK ada anak Indonesia gak sekolah SMA kerja paket doang, sekarang udah selesai master 😀 belum 21 udah master

    wah hebaaattttt, semoga cerita ini bisa menginspirasi n menyemangati anak itu.

  42. nawhi berkata:

    ydiani said: dipertemuan di rs ya

    iya MBak.

  43. nawhi berkata:

    moestoain said: Bisa kok lanjut kuliah dengan ijazah paket C

    suwun Mus infone.

  44. nawhi berkata:

    bundel said: Subhanallah! Perpisahan yang menyakitkan akibat PHK itu kok dipersatukan lagi dalam suasana yang juga sama menyedihkannya ya? Semoga yang pada sakit cepat diberikan kesembuhan nak Ihwan. Doa saya untuk semuanya.

    Iya Bun, nggak menyangka banget Ibu dipertemukan dengan dua temannya sekaligus, berasa kayak cerita2 di teve.Aamiin Ya Robbal Alamiin.

  45. nawhi berkata:

    vivikecil said: Bisa banget mas Paket C buat kuliah,Kalau Kampus Negeri terbatas umur dan selisih tahun kelulusanKalau Kampus swasta bisa sampai umur berapapun.

    oke, makasih ya Vi infonya.dia pengin kuliah di UM.

  46. nawhi berkata:

    adearin said: Dr hp sy cm keliatan part akhirnya doang. *hp payah

    walah, kenapa bisa gitu. di hape saya jelas semua kok.

  47. sahabatry berkata:

    Kayak adegan film yang dipotong-potong yah…..hehhehe

  48. trewelu berkata:

    semoga semua yang sakit segera diberi kesembuhan dan semua hikmahnya mencerahkan..

  49. estiningtyas berkata:

    pertemuan yg ga disangka sangka penuh hikmah

  50. nawhi berkata:

    sahabatry said: Kayak adegan film yang dipotong-potong yah…..hehhehe

    aku juga mbayanginnya kayak gitu.

  51. nawhi berkata:

    trewelu said: semoga semua yang sakit segera diberi kesembuhan dan semua hikmahnya mencerahkan..

    aamiin, makasih Mbak doanya.

  52. nawhi berkata:

    estiningtyas said: pertemuan yg ga disangka sangka penuh hikmah

    kalo menurut Mbak hikmahnya apa?

  53. fendikristin berkata:

    kebetulan yang bermakna sekali ya mas Ihwan…mungkin mereka dipertemukan lagi biar Ibu juga makin semangat supaya lekas sembuh ya Mas 🙂

  54. nawhi berkata:

    fendikristin said: mungkin mereka dipertemukan lagi biar Ibu juga makin semangat supaya lekas sembuh ya Mas 🙂

    bener Mbak, temen Ibu yang anaknya sakit TBC tulang itu suka ngajak ngobrol dan becanda Ibu. semoga hal itu bisa ikut mepercepat proses penyembuhannya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s