Selama ini obat-obat yang diberikan pada Ibu dimasukkan ke tubuh melalui suntikan. Saya sendiri tidak tahu apa memang obat untuk penderita stroke berupa obat cair yang disuntikkan atau memang dokter sengaja memberikan obat suntikan semua karena kondisi Ibu yang di awal-awal masuk rumah sakit mengalami kesulitan untuk berbicara dan menelan makanan dan minuman.

Untungnya dalam penyuntikan obat itu tidak langsung ke kulit melainkan ke selang infuse yan sudah menancap di tangan Ibu. Dalam sehari Ibu mendapatkan konsumsi obat sebanyak tiga kali dengan jumlah suntikan yang berbeda-beda. Ada yang satu, tiga bahkan sampai lima suntikan. Tidak terbayangkan betapa berat sakit yang dirasakan Ibu jika obat-obat itu disuntikkan langsung ke kulitnya.

Ada satu obat yang mempunyai efek mual setelah disuntikkan, oleh suster biasanya Ibu disuruh untuk menarik nafas dalam-dalam dan menghembuskannya lewat mulut guna menghilangkan efek mual tersebut.

Sejak kemarin lusa ternyata ada obat yang disuntikkan ke (maaf) pantat Ibu. Nah tadi malam pas giliran saya jaga sehingga bisa mendampingi Ibu saat disuntik obat. Total ada lima jenis obat yang disuntikkan. Agak kaget juga ketika melihat suster tiba-tiba memberikan suntikan yang ke tiga di pantat Ibu, apalagi dengan entengnya suster itu menancapkan jarum suntik yang runcing itu ke kulit Ibu.

Saya langsung menggenggam tangan kanan Ibu, takut jika Ibu kaget atau kesakitan lalu bereaksi yang bisa menyebabkan hal-hal yang tak diinginkan. Soalnya kadang pas disuntik di selang infuse secara reflex Ibu menggerakkan tangannya karena mungkin uratnya bereaksi terhadap obat yang masuk.

Setelah suster pergi, Ibu mengucapkan sesuatu kepada saya.

“Ka…pok…”

Ibu memang hanya bisa mengucapkan sepatah-dua patah kata saat ini. Kami masih kesulitan menebak-nebak arti dari kata tersebut, kadang Ibu jadi putus asa atau agak bête jika kami tidak mengerti apa yang beliau ucapkan.

“Kapok kenapa…?” Tanya saya keheranan.

“Untiik…olak-alik” jawab Ibu dengan terbata-bata. Maksudnya: disuntik bolak-balik.

Duh saya jadi terenyuh mendengarnya.

“Sakit tha tadi pas disuntik di pantat?”

Ibu hanya mengangguk.

“Sabar yaa…nggak apa-apa sakit cuma sebentar, yang penting bisa lekas sembuh nanti,” saya lalu mengelus-elus di sekitar daerah yang disuntik tadi, mungkin itu bisa mengurangi rasa sakit yang dirasakan Ibu.

Iklan

About Mr. Moz

Berjiwa muda dan semangat dalam berkarya

41 responses »

  1. bundel berkata:

    Kayaknya disuntik itu untuk memasukkan obat deh sebab ibu kesulitan menelan, mungkin? Suntik lewat infus memang masih ada rasa sakitnya lho meski nggak sesakit kalau langsung nancep di kulit.

  2. subhanallahu berkata:

    cuma kapok sambel, gpp… :-)yang justru harus dikapok’i itu strokenya, jangan sampe kena lagi, jadi harus kontrol tekanan darah, pengaturan pola dan jenis makanan, relaksasi, manajemen emosi, olahraga…

  3. nawhi berkata:

    moestoain said: 🙂

    suwun Mus esem’e.

  4. nawhi berkata:

    bundel said: Suntik lewat infus memang masih ada rasa sakitnya lho meski nggak sesakit kalau langsung nancep di kulit.

    ow pantesan Ibu kadang menggerakkan tangannya, kayak kaget gitu Bun.

  5. nawhi berkata:

    subhanallahu said: cuma kapok sambel, gpp… :-)yang justru harus dikapok’i itu strokenya, jangan sampe kena lagi, jadi harus kontrol tekanan darah, pengaturan pola dan jenis makanan, relaksasi, manajemen emosi, olahraga…

    iya moga-moga aja gitu.makasih advice-nya Mas.

  6. fightforfreedom berkata:

    Yang sabar menemani dan berdialog dg ibu, mas.

  7. jampang berkata:

    semoga ibu lekas sembuh ya wan… biar nggak disuntik2 lagi

  8. nawhi berkata:

    fightforfreedom said: Yang sabar menemani dan berdialog dg ibu, mas.

    Iya Mas, sekarang saya kudu pintar2 nyari topik pembicaraan, maklum saya aslinya pendiam 😀

  9. nawhi berkata:

    jampang said: semoga ibu lekas sembuh ya wan… biar nggak disuntik2 lagi

    aamiin, makasih mas.

  10. asasayang berkata:

    dulu simbah juga obatnya lewat infus, yg terakhir lewat selang makan yg lwat hidung

  11. nawhi berkata:

    asasayang said: dulu simbah juga obatnya lewat infus, yg terakhir lewat selang makan yg lwat hidung

    pas awal-awal masuk rumah sakit sempat mau dikasih slang untuk makan karena kuatir ga bisa maem, Alhamdulillah masih bisa maem langsung.

  12. kavellania berkata:

    kalo didaerah situ suntiknya emg sakit :(cpt sembuh ya

  13. fendikristin berkata:

    disuntik langsung ya Mas? nga disuntikan ke infus-nya aja? hikshikshiksyang kuat ya Bu…supaya lekas sembuh 🙂

  14. nawhi berkata:

    kavellania said: kalo didaerah situ suntiknya emg sakit :(cpt sembuh ya

    mana susternya kalau nancepin jarumnya kayak enteng banget, mak cusss, langsung masuk itu jarum.bayangin rasanya aja udah ngilu, moga Ibu diberi ketahanan n kesabaran, aamiin.

  15. nawhi berkata:

    fendikristin said: disuntik langsung ya Mas? nga disuntikan ke infus-nya aja? hikshikshiksyang kuat ya Bu…supaya lekas sembuh 🙂

    iya Mbak, ga tau kenapa kok pake suntik di pantat segala. apa ada bedanya ya, mohon temen2 dokter pencerahannya.aamiin, makasih Mbak.

  16. asasayang berkata:

    alhamdulillah mas, dulu almarhumah simbah juga karena sudah tidak bisa makan lagi

  17. elywidya berkata:

    nawhi said: “Sakit tha tadi pas disuntik di pantat?”

    ngomong karo ibune gaol rek 😀

  18. nawhi berkata:

    elywidya said: ngomong karo ibune gaol rek 😀

    yo asline boso jowo El, iki aku terjemahin :D*panggilin suster biar disuntik*

  19. elywidya berkata:

    nawhi said: yo asline boso jowo El, iki aku terjemahin :D*panggilin suster biar disuntik*

    tak pikir ngomonge persis koyo ngenexixixixixi

  20. nawhi berkata:

    elywidya said: tak pikir ngomonge persis koyo ngenexixixixixi

    lha itu udah aku campur kosakata bahasa jawa kan: tha?*dibahas*

  21. lovusa berkata:

    semoga Ibu sabar dan cepat sembuh.terus dampingi dan hibur Ibu ya, Wan..

  22. nawhi berkata:

    lovusa said: semoga Ibu sabar dan cepat sembuh.terus dampingi dan hibur Ibu ya, Wan..

    aamiin, makasih Mbak.Pasti Mbak, bersama kakak2 kami akan terus dampingi beliau.btw bagaimana operasi Bapak? semoga sukses ya n bisa sehat kembali.

  23. elywidya berkata:

    nawhi said: lha itu udah aku campur kosakata bahasa jawa kan: tha?*dibahas*

    justru tha itu yang aku anggap gaol mase….koyok ngomong karo koco dulinan kekekekekeke

  24. evanda2 berkata:

    hiks… sedih kalo denger/baca ttg ibu yang sakit… smg Allah memberinya kesembuhan dan tiada sakit sesudahnya.Ihwan jg kudu sabar yaa….

  25. nawhi berkata:

    elywidya said: justru tha itu yang aku anggap gaol mase….koyok ngomong karo koco dulinan kekekekekeke

    walaah, ternyata persepsinya beda yoo.kalo orang malang biasa ngomong tha meski itu orang tua, pokoknya tetep boso kromo inggil.

  26. nawhi berkata:

    evanda2 said: hiks… sedih kalo denger/baca ttg ibu yang sakit… smg Allah memberinya kesembuhan dan tiada sakit sesudahnya.Ihwan jg kudu sabar yaa….

    maaf jika udah buat Mbak sedih, cup-cup.Aamiin Ya Robbal Alamiin, makasih Mbak.

  27. ibuseno berkata:

    Elusan atau usapan seorang anak pada Ibunya, itu obat yg luar biasa… smoga ibu cepat pulih ya Wan

  28. boemisayekti berkata:

    semoga lekas sembuh….

  29. bundel berkata:

    nawhi said: walaah, ternyata persepsinya beda yoo.kalo orang malang biasa ngomong tha meski itu orang tua, pokoknya tetep boso kromo inggil.

    Ah, bukan cuma orang Malang, orang Jawa Tengahan juga dalam bertutur krama inggil ada kosa kata tha dipakai, yang dibunyikannya jadi “tho” itu lho. Nih contohnya : “Ibu sampun dahar tha?” Sama kan dengan gaya orang Malang?

  30. bundel berkata:

    ibuseno said: Elusan atau usapan seorang anak pada Ibunya, itu obat yg luar biasa… smoga ibu cepat pulih ya Wan

    Heu euh bener banget ceuceu, saya udah mengalaminya, makanya saya sekarang bisa ngempi lagi walau sudah pakai nyawa cadangan hehehehe……… ayo Wan, rawat ibu dengan cinta kasih sayangmu, pasti kembali sehat.

  31. rirhikyu berkata:

    subhanallahu said: jangan sampe kena lagi,

    aminnnn

  32. rirhikyu berkata:

    fightforfreedom said: Yang sabar menemani dan berdialog dg ibu, mas.

    bener ^_^

  33. rirhikyu berkata:

    lovusa said: semoga Ibu sabar dan cepat sembuh.terus dampingi dan hibur Ibu ya, Wan..

    Aminnnn

  34. bundel berkata:

    nawhi said: Bunda dulu pernah sakit apa?Iya Bun, itu pasti, semoga dengan kasih sayang anak-anak, sodara dan cucu-cucunya Ibu bisa lekas pulih.

    Banyak penyakit saya. Rasanya nak Ihwan juga udah tahu, pernah baca jurnal yang ini nggak? http://bundel.multiply.com/journal/item/624/RANGKAIAN_PENGORBANAN Di situ jawaban pertanyaanmu.Salam hormat dan doa saya lagi untuk ibumu ya. Tetaplah kau bertahan menjaga dan menumbuhkan semangat ibumu.

  35. sahabatry berkata:

    Sabaaaar ya Bu, insyaallah Ibu cepet pulih….

  36. debapirez berkata:

    saya aja agak malas kalau donor darah krn jarumnya gede banget bo’…

  37. subhanallahu berkata:

    nawhi said: iya Mbak, ga tau kenapa kok pake suntik di pantat segala. apa ada bedanya ya, mohon temen2 dokter pencerahannya.aamiin, makasih Mbak.

    ga ada yang njelasin ya, maksudnya, sebenarnya bisa ditanyakan langsung ke perawat/dokter, kenapa suntiknya di bokong…umumnya yang dibokong itu untuk suntikan obat anti nyeri dosis poten/kuat, obat KB, dan vitamin, vaksin, dan beberapa jenis antibiotikSuntikan dibokong namanya suntikan melalui jalur intramuskular/ke dalam otot, bokong dipilih untuk menyuntik justru karena strukturnya yang sangat cocok untuk mendaratnya jarum suntikan, karena ototnya lebih tebal, struktur saraf lebih dalam, sehingga nyeri lebih minimal. Apalagi bila cara menyuntik dan posisi suntikannya benar. bandingan dengan suntikan di otot lengan, biasanya lebih sakit.suntikan melalui infus atau jalur intravena (langsung ke dalam pembuluh darah balik/vena) memang jauh lebih nyaman. Saya sendiri lebih sering pake jalur intra vena ini. Karena kita cuma perlu mencari pembuluh darah di permukaan kulit saja. Namun memang tidak semua obat bisa melalui jalur intravena ini. Dan tekniknya lebih sulit, kadang gagal ketika ditusk ga keluar darah, malah jadi diulang dan ga nyaman buat pasien. Rasa nyeri meski pun melalui jalur intravena tergantung kecepatan petugas dalam mendorong cairan suntikan, klo terlalu cepat biasanya sakit, jenis obatnya (beberapa obat memang berefek nyeri dan panas) sehingga perlu diencerkan.

  38. bundel berkata:

    subhanallahu said: ga ada yang njelasin ya, maksudnya, sebenarnya bisa ditanyakan langsung ke perawat/dokter, kenapa suntiknya di bokong…umumnya yang dibokong itu untuk suntikan obat anti nyeri dosis poten/kuat, obat KB, dan vitamin, vaksin, dan beberapa jenis antibiotikSuntikan dibokong namanya suntikan melalui jalur intramuskular/ke dalam otot, bokong dipilih untuk menyuntik justru karena strukturnya yang sangat cocok untuk mendaratnya jarum suntikan, karena ototnya lebih tebal, struktur saraf lebih dalam, sehingga nyeri lebih minimal. Apalagi bila cara menyuntik dan posisi suntikannya benar. bandingan dengan suntikan di otot lengan, biasanya lebih sakit.suntikan melalui infus atau jalur intravena (langsung ke dalam pembuluh darah balik/vena) memang jauh lebih nyaman. Saya sendiri lebih sering pake jalur intra vena ini. Karena kita cuma perlu mencari pembuluh darah di permukaan kulit saja. Namun memang tidak semua obat bisa melalui jalur intravena ini. Dan tekniknya lebih sulit, kadang gagal ketika ditusk ga keluar darah, malah jadi diulang dan ga nyaman buat pasien. Rasa nyeri meski pun melalui jalur intravena tergantung kecepatan petugas dalam mendorong cairan suntikan, klo terlalu cepat biasanya sakit, jenis obatnya (beberapa obat memang berefek nyeri dan panas) sehingga perlu diencerkan.

    Apalagi yang vena nya kecil kayak saya, nah itu yang sakit dan bolak-balik ditusukin; kalo vena nya Vena Melinda mah gede ya??? 😀

  39. subhanallahu berkata:

    bundel said: Apalagi yang vena nya kecil kayak saya, nah itu yang sakit dan bolak-balik ditusukin; kalo vena nya Vena Melinda mah gede ya??? 😀

    paling susah vena bayi, apalagi yang sedang dehidrasi, ampuun deh…klo Vena Melinda itu yang koruptor city bank yang itunya besar itu?

  40. bundel berkata:

    subhanallahu said: paling susah vena bayi, apalagi yang sedang dehidrasi, ampuun deh…klo Vena Melinda itu yang koruptor city bank yang itunya besar itu?

    Bukan kalo nggak salah artis yang suka nongol di tv dulu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s