Alhamdulillah, kemarin Ibu sudah boleh pulang dari rumah sakit. Kabar gembira ini di luar perkiraan saya karena menurut Dokter Wahyudi Ibu baru boleh pulang jika sudah bisa duduk dengan stabil minimal dua jam. Nah pada hari Senin, keluarga yang jaga di rumah sakit menelpon saya, mengabarkan jika dokter sudah mengijinkan Ibu pulang hari itu. Namun karena belum ada persiapan maka kepulangan Ibu ditunda besoknya.

Ibu sendiri sudah berkali-kali meminta pulang karena tidak betah di rumah sakit (ya iyalah, emang ada yang betah lama-lama di rumah sakit) dan kangen rumah. Ada beberapa hal yang membuat Ibu tidak betah dan ingin segera pulang, mulai dari rasa gatal yang menyiksa karena hampir dua minggu tidak mandi yang menyebabkan susah tidur , menu makanan yang tidak cocok di lidah Ibu yang menyebabkan malas makan hingga pernah terkena maag, rasa sakit dan tidak nyaman karena menggunakan kateter.

Sebenarnya kami sudah melakukan berbagai upaya untuk membuat Ibu nyaman, misal untuk mengurangi rasa gatal kami memberikan bedak anti bakteri, lotion anti gatal dan minyak tawon. Tapi tetap saja Ibu merasakan gatal-gatal di malam hari. Buat saya ini aneh banget, karena hal itu tidak terjadi di siang hari. Saya hanya bisa menduga mungkin itu ujian kesabaran buat Ibu.

Lalu untuk menu makanan, kami membelikan makanan di luar rumah sakit. Menu yang paling sering diminta Ibu adalah nasi kuning dan soto. Tentu saja kami tak lupa mengontrol kadar garamnya agar tidak menyebabkan tensi Ibu naik. Jika nasi kuningnya terlalu asin kami mencampurnya dengan nasi putih, untuk soto kami menambahkan air panas untuk mengurangi kadar garamnya.

Sedangkan untuk keluhan yang terakhir kami tidak bisa berbuat apa-apa dan meminta Ibu untuk bersabar menahan rasa sakit n tidak nyaman karena kateter tersebut. Sebenarnya juga tidak tega untuk bilang seperti itu tapi memang kondisinya memaksa Ibu diharuskan memakai kateter. Itupun baru dilepas ketika mau pulang.

Pada Selasa pagi, ketika Dokter Wahyudi mengontrol kondisi Ibu, saya tanyakan lagi apakah Ibu bisa pulang hari ini. Tapi ternyata jawaban yang saya terima tidak sesuai harapan. Dokter bilang jika Ibu masih belum bisa duduk dengan stabil ya tidak boleh pulang. Lalu saya bilang jika dalam dua hari ini Ibu sudah berlatih duduk di kursi roda dan baik-baik saja. Saya juga kuatir jika Ibu tidak jadi pulang hari ini akan membuatnya down dan berakibat pada tensinya. Untunglah Dokter Wahyudi mau mengerti dan akhirnya memperbolehkan Ibu pulang.

Sebenarnya agak dilema juga buat saya untuk mengambil keputusan itu. Saya kemudian meniatkan Bismillah ini demi kebaikan Ibu, toh yang menjadi keberatan bagi Dokter Wahyudi hanya masalah duduk aja , sedangkan untuk kondisi tensi darah Ibu sudah stabil. Agak heran juga sih sama Dokter Wahyudi kok jadi berubah pikiran gitu, padahal sebelumnya sudah bilang kalau Ibu boleh pulang. Saya aja agak kecewa apalagi Ibu.

Masih lekang dalam ingatan kejadian pada malam hari sebelumnya saat Ibu mengeluhkan lagi kateter yang terpasang di badannya.

โ€œMenyiksaโ€ฆโ€ demikian ucap Ibu dengan pelan pada saya.

Anak mana yang tidak trenyuh mendengar ibunya bilang seperti itu. Lagi-lagi saya hanya bisa bilang pada Ibu agar bersabar karena besok saat pulang alat itu akan segera dilepas. Lalu saya memeluk Ibu untuk memberi kekuatan padanya. Ibu menyambut pelukan saya dengan merengkuh saya dengan tangan kirinya yang masih berfungsi dengan normal itu.

Jujur saja pelukan Ibu itu membuat pertahanan hati saya runtuh. Mata saya mendadak berkaca-kaca. Untunglah saya segera sadar. Setelah berpelukan saya beranjak menuju wastafel untuk mengusap air mata karena saya tidak mau Ibu melihat saya menangis.

Moment berpelukan itu sesungguhnya bagi saya ibarat oase di padang pasir. Kenapa saya bilang seperti itu? Karena sudah lama saya tidak dipeluk oleh Ibu. Saya sendiri lupa kapan terakhir kali Ibu memeluk saya, mungkin ketika saya masih kecil.

Saya bisa memaklumi mengapa Ibu seperti itu. Ibu memang bukan tipe orang ekspresif yang akan memeluk anak-anaknya ketika senang atau sedih, bahkan ketika menyeberang jalan pun Ibu terkadang tidak mau saya gandeng. Tapi saya tahu Ibu bersikap seperti itu bukan karena tidak menyayangi anak-anaknya namun mungkin karena pandangan umum masyarakat Jawa dimana merasa risih atau tidak umum memeluk anak-anaknya yang sudah dewasa. Beda dengan cucu-cucu Ibu: Bella, Rahma dan Dina yang setiap hari selalu mendapat pelukan sayang dari beliau.

***

Pukul setengah satu siang kami akhirnya pulang dari rumah sakit. Proses mengurus kepulangan Ibu ini agak lama juga ternyata. Prosesnya dari bagian ruangan tempat Ibu dirawat melapor pada bagian kas bahwa pasien kamar nomer sekian akan pulang, lalu bagian kas akan menghitung total biaya baru kemudian memanggil keluarga pasien untuk melakukan pembayaran. Kepulangan Ibu sudah dilaporkan dari jam sembilan dan kami baru dipanggil ke bagian kas pukul sebelas siang.

Ketika kami menggendong Ibu masuk ke dalam rumah, mendadak Ibu menangis. Anggota keluarga lainnya berusaha membesarkan hati Ibu agar tidak bersedih. Saya menduga Ibu mungkin terharu karena setelah 17 hari dirawat di rumah sakit akhirnya bisa pulang lagi ke rumah. Ketika salah satu tetangga yang cukup dekat dengan Ibu, yaitu Bu Ji menengok, Ibu kembali menangis di pelukan Bu Ji. Bu Ji membesarkan hati Ibu agar sabar menjalani cobaan dari Allah.

***


Pagi tadi ketika akan pamitan untuk berangkat kerja saya melihat Ibu tertidur pulas di kamarnya. Sebenarnya tidak tega mau membangun tapi jika tidak pamitan Ibu pasti akan bertanya-tanya kemana saya gerangan. Akhirnya dengan pelan saya bangunkan Ibu dan pamitan berangkat kerja. Semoga setelah berada di rumah, di tengah-tengah keluarga tercinta, hati dan pikiran Ibu lebih tenang dan bahagia sehingga bisa segera pulih seratus persen dari strokenya, Aamiin.

Iklan

About Mr. Moz

Berjiwa muda dan semangat dalam berkarya

58 responses »

  1. elywidya berkata:

    cepet pulih ya bu..

  2. moestoain berkata:

    Aaaaaaaaaaamiiiiiiiiiiiiin

  3. siantiek berkata:

    Welcome Home ibu :)semoga suasana di rumah membuat ibu cepet pulih ya

  4. ayanapunya berkata:

    moga ibunya cepat sembuh ya, mas ๐Ÿ™‚

  5. nawhi berkata:

    elywidya said: cepet pulih ya bu..

    aamiin, nuwus el.

  6. nawhi berkata:

    moestoain said: Aaaaaaaaaaamiiiiiiiiiiiiin

    suwun MUuuussss.

  7. nawhi berkata:

    siantiek said: Welcome Home ibu :)semoga suasana di rumah membuat ibu cepet pulih ya

    aamiin, makasih ya Mbak atas doa n masukannya di chatnya tadi.

  8. katerinas berkata:

    ALhamdulillah Wan, turut senang. Moga kedepannya ibu tetap sehat seperti sediakala ya.

  9. ivoniezahra berkata:

    Amin….Duh, Ndut, ibu pean ajarin narsis masih g mempan tuh ๐Ÿ˜›

  10. nawhi berkata:

    bambangpriantono said: Alhamdulillaaaahhhh

    ga pake susuwatu tapi sam ๐Ÿ˜€

  11. nawhi berkata:

    ayanapunya said: moga ibunya cepat sembuh ya, mas ๐Ÿ™‚

    aamiin, makasih Yan atas doanya selama ini.

  12. nawhi berkata:

    rirhikyu said: welcome home

    thanks Feb.

  13. nawhi berkata:

    ivoniezahra said: Amin….Duh, Ndut, ibu pean ajarin narsis masih g mempan tuh ๐Ÿ˜›

    makasih ya ndut udah nemenin n ikut merawat Ibu selama ini.pas mau aku foto bilang isin sambil ketawa he3

  14. nawhi berkata:

    katerinas said: ALhamdulillah Wan, turut senang. Moga kedepannya ibu tetap sehat seperti sediakala ya.

    makasih Mbak, aamiin.

  15. dieend18 berkata:

    Semoga ibunda tetep sehat dan kondisinya semakin membaik ya wan…

  16. nawhi berkata:

    dieend18 said: Semoga ibunda tetep sehat dan kondisinya semakin membaik ya wan…

    Aamiin Ya Robbal Alamiin, makasih Dee.

  17. estiningtyas berkata:

    nderek bingah Ibu sampun kondur yo mas. mugi ibu enggal saras. amin

  18. ivoniezahra berkata:

    nawhi said: makasih ya ndut udah nemenin n ikut merawat Ibu selama ini.pas mau aku foto bilang isin sambil ketawa he3

    yeah, karena aku tahu ibuuuuuuuu dan beda dengan pean untuk urusan ini :PSama2 mas, moga ibu lekas pulih amin, Aku sayang ibumu ^^

  19. nawhi berkata:

    estiningtyas said: nderek bingah Ibu sampun kondur yo mas. mugi ibu enggal saras. amin

    maturnuwun Mbak, aamiin.

  20. trewelu berkata:

    aamiin… semoga ibu cepet pulih kembali seperti sedia kala, ya mas… gatel2nya nggak ditanyakan ke dokternya?

  21. subhanallahu berkata:

    minta pelayanan homecare perawat dan fisioterapis aja, lalu ke rS untuk kontrolnya saja bila habis obat….

  22. nawhi berkata:

    trewelu said: aamiin… semoga ibu cepet pulih kembali seperti sedia kala, ya mas… gatel2nya nggak ditanyakan ke dokternya?

    aamiin, makasih Mbak.enggak Mbak, soalnya kami menduga itu emang karena reaksi kulit ibu yang terbiasa mandi tiga kali trus hanya diseko air aja selama dua minggu. buktinya sekarang setelah mandi udah berkurang banyak gatelnya.

  23. nawhi berkata:

    subhanallahu said: minta pelayanan homecare perawat dan fisioterapis aja, lalu ke rS untuk kontrolnya saja bila habis obat….

    untuk di rumah kami rawat sendiri aja Mas, lalu untuk fisioterapis kami masih mau nanyain di rumah sakit tersebut.kontrolnya seminggu setelah pulang.

  24. rengganiez berkata:

    aminnn…cepet pulih..memang perasaan cepet bikin tensi naik..dijaga biar seneng terus..

  25. bambangpriantono berkata:

    nawhi said: ga pake susuwatu tapi sam ๐Ÿ˜€

    Tetep wan..sesuwatu..hahayzzzzSing penting kudu tenang cek ndang mari

  26. nawhi berkata:

    rengganiez said: aminnn…cepet pulih..memang perasaan cepet bikin tensi naik..dijaga biar seneng terus..

    aamiin.iya Mbak, semoga kami bisa selalu menjaha perasaan Ibu.

  27. nawhi berkata:

    bambangpriantono said: Sing penting kudu tenang cek ndang mari

    oke, suwun sarane sam.

  28. jampang berkata:

    mudah2an dengan suasana baru… apalagi di rumah, akan menambah cepat proses penyembuhan ibu ya wan

  29. nawhi berkata:

    jampang said: mudah2an dengan suasana baru… apalagi di rumah, akan menambah cepat proses penyembuhan ibu ya wan

    Aamiin a Robbal Alamiin, makasih Mas.

  30. asasayang berkata:

    kateter itu apa mas?

  31. debapirez berkata:

    Semoga ibu lekas sembuh ya, Wan

  32. ibuseno berkata:

    cepat sehat ya Ibu, syukurlah gak berlama2 di RS ๐Ÿ™‚

  33. itsmearni berkata:

    Wah senangnya ibu sudah boleh pulangSemoga ditengah kehangatan keluarga tercinta kondisi ibu semakin cepat pulih dan membaik setiap harinya :-)Haduh pake kateter itu memang amat sangat menyiksa, gak ada enak2nya lah hiks..m.

  34. masfathin berkata:

    Udah lebih segeran ya Wan yg di foto ๐Ÿ™‚ cepet sembuh ya Ibuk ๐Ÿ™‚

  35. bundel berkata:

    nawhi said: Ibu sendiri sudah berkali-kali meminta pulang karena tidak betah di rumah sakit (ya iyalah, emang ada yang betah lama-lama di rumah sakit) dan kangen rumah

    Ada lho, yaitu saya, karena saya menganggap RS adalah tempat saya sembunyi dari keramaian dunia. Aneh ya?Selamat atas kepulangan ibunda, semoga sembuh sempurna. Salam ya untuk ibu.

  36. bundel berkata:

    nawhi said: Ada beberapa hal yang membuat Ibu tidak betah dan ingin segera pulang, mulai dari rasa gatal yang menyiksa karena hampir dua minggu tidak mandi

    Lho aneh nih tenaga medisnya, mestinya kan pasien diminta mandi dengan ditemani perawat, atau minimal dilap di tempat tidur sehari dua kali.

  37. bundel berkata:

    nawhi said: Moment berpelukan itu sesungguhnya bagi saya ibarat oase di padang pasir. Kenapa saya bilang seperti itu? Karena sudah lama saya tidak dipeluk oleh Ibu. Saya sendiri lupa kapan terakhir kali Ibu memeluk saya, mungkin ketika saya masih kecil.

    Huwa, saya jadi malu! Kalau gitu saya lebay ya, hampir tiap hari saya berpelukan dengan anak-anak saya, meski cuma melepas dia berangkat kuliah atau membukakan pintu waktu dia masuk ke rumah. Plus pada saat mau tidur malam, aduh, saya lebay dong ya? Habis mereka mau aja sih dipeluk-peluk bagitu.

  38. sahabatry berkata:

    Alhamdulillah ya ๐Ÿ™‚ Ikut seneng dengernya..Semoga Ibunya mas Ihwan cepet membaik dan selalu diberikan kekuatan

  39. sicantikdysca berkata:

    mudah2an setelah kembali ke rumah ibu semangat utk terus berlatih duduk maupun berjalan ya wan.yg sabar, wan.

  40. tintin1868 berkata:

    hore sudah di rumah.. iya itu wan, kudu pamitan.. kalu engga dicaricari.. ku juga gitu, walupun mamaku sakit lagi tidur, pasti ku bangunin pelanpelan.. tetep aja lupa, begitu tidur lagi dan bangun, masih dicaricari.. tapi ada temannya di rumah kan?

  41. nawhi berkata:

    asasayang said: kateter itu apa mas?

    alat bantu buat kencing Lin, yang berupa slang dimasukin (maaf) alat kelamin.

  42. nawhi berkata:

    debapirez said: Semoga ibu lekas sembuh ya, Wan

    aamiin, makasih Ded.

  43. nawhi berkata:

    ibuseno said: cepat sehat ya Ibu, syukurlah gak berlama2 di RS ๐Ÿ™‚

    aamiin, 17 hari itu udah cukup lama lho Teh he3

  44. nawhi berkata:

    ydiani said: aamiin

    makasih Mbak.

  45. nawhi berkata:

    itsmearni said: Wah senangnya ibu sudah boleh pulangSemoga ditengah kehangatan keluarga tercinta kondisi ibu semakin cepat pulih dan membaik setiap harinya :-)Haduh pake kateter itu memang amat sangat menyiksa, gak ada enak2nya lah hiks..m.

    aamiin, makasih doanya MBak Arni.kalo kata Ibu sih kayak disunat he3

  46. nawhi berkata:

    masfathin said: Udah lebih segeran ya Wan yg di foto ๐Ÿ™‚ cepet sembuh ya Ibuk ๐Ÿ™‚

    pas lagi di rumah lebih seger lagi, belum sempat motret.

  47. nawhi berkata:

    bundel said: Ada lho, yaitu saya, karena saya menganggap RS adalah tempat saya sembunyi dari keramaian dunia. Aneh ya?Selamat atas kepulangan ibunda, semoga sembuh sempurna. Salam ya untuk ibu.

    walah, bukannya lebih tenang n nyaman di rumah Bun?aamiin, makasih ya Bun.

  48. nawhi berkata:

    bundel said: Lho aneh nih tenaga medisnya, mestinya kan pasien diminta mandi dengan ditemani perawat, atau minimal dilap di tempat tidur sehari dua kali.

    udah dilap (diseka) air hangat tapi jatahnya hanya sekali pas pagi, biasanya kalo sore kami seka sendiri.ini udah di rumah kok Ibu masih ngeluh gatal ya, apa gara2 obatnya. Ibu sih bilangnya digigit nyamuk.

  49. nawhi berkata:

    bundel said: Huwa, saya jadi malu! Kalau gitu saya lebay ya, hampir tiap hari saya berpelukan dengan anak-anak saya, meski cuma melepas dia berangkat kuliah atau membukakan pintu waktu dia masuk ke rumah. Plus pada saat mau tidur malam, aduh, saya lebay dong ya? Habis mereka mau aja sih dipeluk-peluk bagitu.

    nggak Bun, itu artinya Bunda Julie orangnya penuh kehangatan. ya pasti senang anak-anaknya.

  50. nawhi berkata:

    sahabatry said: Alhamdulillah ya ๐Ÿ™‚ Ikut seneng dengernya..Semoga Ibunya mas Ihwan cepet membaik dan selalu diberikan kekuatan

    aamiin, makasih atas doanya selama ini Ry.

  51. nawhi berkata:

    sicantikdysca said: mudah2an setelah kembali ke rumah ibu semangat utk terus berlatih duduk maupun berjalan ya wan.yg sabar, wan.

    untuk sekarang latihan duduk dulu, belum berani ngajak latihan jalan.iya, doakan kami untuk tetap sabar merawat IBu.

  52. nawhi berkata:

    tintin1868 said: hore sudah di rumah.. iya itu wan, kudu pamitan.. kalu engga dicaricari.. ku juga gitu, walupun mamaku sakit lagi tidur, pasti ku bangunin pelanpelan.. tetep aja lupa, begitu tidur lagi dan bangun, masih dicaricari.. tapi ada temannya di rumah kan?

    kalo Ibu Alhamdulillah daya ingatnya masih kuat, paling2 nyarinya kalo pas sore kok belum pulang2.ada Mbak.

  53. bundel berkata:

    nawhi said: udah dilap (diseka) air hangat tapi jatahnya hanya sekali pas pagi, biasanya kalo sore kami seka sendiri.ini udah di rumah kok Ibu masih ngeluh gatal ya, apa gara2 obatnya. Ibu sih bilangnya digigit nyamuk.

    Boleh jadi alergi obat, ya? Sebab biasanya yang kena gatal-gatal itu orang yang sakit Hepatitis, bapak saya dulu stroke nggak pake gatal, tapi ibu saya hepatitis gatal. Buruan lapor aja sama dokter biar diganti obat yang bagus.

  54. bundel berkata:

    nawhi said: walah, bukannya lebih tenang n nyaman di rumah Bun?aamiin, makasih ya Bun.

    Nggak di rumah kan saya malah jadi mikirin kerjaan (rumah tangga) dan dulu ditambah kerjaan Dharma Wanita. Jadi enakan di RS. Mana yang nengok bisa saya saring. Kalau saya nggak mau banyak yang nengok, saya minta perawatnya masang tulisan pasien tidak bisa diganggu. Hihihihihi………..

  55. sahabatry berkata:

    nawhi said: aamiin, makasih atas doanya selama ini Ry.

    sama-sama ๐Ÿ™‚

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s