Selama setahun menekuni dunia penerbitan Mozaik -ciee bahasanya udah kayak penerbitan besar aja- saya mendapat kenalan-kenalan baru yang ternyata sudah terhubung dengan teman-teman saya sebelumnya sehingga membentuk jaringan-jaringan baru yang saling terhubung.

Jaringan 1

Waktu itu saya sedang mempersiapkan acara launching dan bedah buku Love Journey dan Perempuan Kedua. Salah satu yang saya persiapkan adalah pembedah buku. Yang terpikir di benak saya adalah mencarinya di organisasi kepenulisan di Malang, salah satunya FLP.  Untuk Love Journey saya bidik ketuanya langsung untuk jadi pembedah yaitu Mbak Fauziyah Rahmawati. Lalu untuk Perempuan Kedua saya minta referensi dari beliau. Dikasihlah saya sebuah nama: Mbak Wulan.

Sayapun lalu menghubunginya. Setelah sms-an membicarakan buku yang akan dibedah, trus pilih tempat untuk janjian ketemu. Agar mudah saya pilih ketemuan di tempat kerja saya saja he3 curang ya, bilang aja malas keluar-keluar. Ketika saya menyebutkan nama tempat kerja saya, Mbak Wulan kemudian bertanya: “Ini Pak Ihwan UB yang dulu ikutan capo?”

Saya balik bertanya dong dengan sedikit kege-eran ternyata ada juga yang mengenali saya.  Saya juga mencoba mengingat-ingat apakah dulu pas masih aktif capo punya temen seangkatan yang bernama Wulan.

“Tahu dari blog, aku baca cerita pas hoda di pasar minggu.”

Hmm nggak nyangka ternyata blog yang udah lama nggak saya up-date ini ternyata masih ada yang baca.

Dari situ obrolan soal bedah buku beralih ke soal capo. Trus selanjutnya di FB, Mbak Wulan sengaja nge-tag nama saya ketika dia mengupload foto-foto pas ikutan batizado (pelatihan capo) di luar kota. Tentu saja saya mengenali sebagian senior yang ada di foto-foto tersebut. Terakhir saya ketemu Mbak Wulan ketika dia habis latihan, pengin sih ikutan juga tapi waktu itu lagi jaga stand di IBF.

 

Jaringan 2

Namanya Bharbara Chrony tapi akrab dipanggil Ony. Dia ini salah satu peserta event My Wedding Story yang berasal dari alumnus saya SMA Negeri 2 Malang. Senang juga akhirnya ada adik kelas yang mau ikutan karena selama ini meski berkali-kali posting event di grup alumnus tak ada satupun yang tertarik ikutan.

Dari event MWS kami pun menjadi akrab, kami sering berkomunikasi lewat Whats App. Paling banyak yang dibicarakan ya tentang Mozaik, dia banyak kasih masukan mulai dari lebih aktif promo di twitter hingga usul tentang pembuatan cover Mozaik agar lebih mempunyai ciri khas.

Pas pengumuman pemenang MWS, nama Ony muncul sebagai salah satu juara dan akan dibukukan. Tentu saja kemenangan Ony murni karena naskahnya bagus, nggak ada kaitannya dengan statusnya sebagai adik kelas atau keakraban kami.

Nah pas pengumuman pemenang itu, Mas Welly-yang udah saya kenal duluan di MP-memberi ucapan selamat pada Ony. Dari cara berkomunikasinya kayaknya sih mereka udah kenal lama. Iseng-iseng deh saya tanya: “Kamu udah lama kenal Mas Welly, kok kayaknya akrab banget?”

“Lumayan, kan dia pegawai perpus di kampusku.”

“Ooh kamu dulu kuliah di Ma Chung tho?” Saya memang selama ini nggak pernah tanya2 dia lulusan kampus mana.

“Iya, aku tahu dan masih hafal sama Mas Welly secara dia pegawai perpus, nggak tahu kalau beliaunya.”

“Kalau Anas kenal nggak?” Saya menyebut nama tetangga saya yang lulusan Ma Chung juga.

“Anas anak SMK Telkom?”

“Iya.”

“Nggak cuma kenal Mas, kami dulu sekelas pas SMP dulu.”

 

Saya jadi ngakak dan beneran nggak nyangka ternyata begitu ‘parah’nya kesamaan jaringan yang kami miliki. Sayangnya sampai sekarang kami belum pernah ketemu padahal Ony yang semula ikut suaminya dinas di Kalimantan untuk sementara balik ke Malang. Padahal katanya pengin banget ketemu Baby Enju, gemes pengin nyubit pipinya yang kayak bakpao. Tapi kayaknya Tante Ony sibuk bangett jadi ya kudu sabar he3

Itulah jaringan-jaringan baru yang terbentuk karena perantara Mozaik. Saya bersyukur karena Mozaik membuka jalan bagi saya untuk bertemu orang-orang baru yang punya banyak kelebihan.  Semoga ke depannya makin banyak jaringan-jaringan baru yang terbentuk sehingga bisa makin menambah jumlah teman yang saya miliki. Karena mencari satu orang teman itu lebih susah daripada mencari seribu musuh.

 

Iklan

About Mr. Moz

Berjiwa muda dan semangat dalam berkarya

8 responses »

  1. welly berkata:

    ea nama saya disebut. siip bangun jaringan nambah teman emang lebih sulit, thx boleh mengenal dan berteman dng Ihwan

  2. tinsyam berkata:

    keren temen2nya.. sukses deh mozaik..

  3. banyak nulis ntar tangan jadi keriting, hehehe bercanda. sukses buat ihkwan dan indie publishernya dah, sapa tau ku ketularan jadi penulis besar, amin!

  4. musayka berkata:

    mbulet ae tibakke yooo

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s